Kamis, 27-01-2022
Erupsi Gunung Semeru masih menyisakan duka bagi banyak
orang, tak terkecuali anggota Pramuka di Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan
Pramuka Pagerbarang yang juga turut prihatin dan merasakan kepedihan warga
sekitar Gunung Semeru yang terdampak erupsi.
Kehilangan anggota keluarga, tempat tinggal, mata
pencaharian, akses jalan, air bersih, adapula yang mengalami luka-luka, dan
masih banyak dampak yang dialami oleh warga di sekitar gunung Semeru.
Dalam upayanya membantu meringankan beban penderitaan
mereka, Kwarran Pagerbarang melakukan penggalangan dana untuk korban bencana
erupsi Semeru yang dikemas melalui kegiatan Bumbung Kemanusiaan Pramuka Peduli
Kwarran Pagerbarang.
Penggalangan donasi dari Bumbung Kemanusiaan itu berhasil
mengumpulkan Rp 10.300.000 (sepuluh juta tiga ratus rupiah), kemudian
disalurkan melalui Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Tegal sebesar Rp
9.225.500 (sembilan juta dua ratus dua puluh lima ribu lima ratus rupiah) dan
disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal sebesar Rp
1.074.500 (satu juta tujuh puluh empat ribu lima ratus rupiah) pada hari Kamis
(27/1/2022).
Perwakilan Pramuka Peduli Kwarran Pagerbarang yaitu Kak
Taryo,S.Pd.Sd, Kak Sutikno, A.Md. dan Kak Rudi Setiawan menyerahkan secara
Langsung donasi yang terkumpul kepada Kwarcab Tegal yang diterima oleh Kak
Setya Widiati dan Kak Erwin S. di Sanggar Pramuka Kwarcab Tegal dan kepada PMI
Kabupaten Tegal yang diterima oleh Kak Sunarto, S.Kom dan Kak Ita Sari di
Markas PMI Kabupaten Tegal.
Kak Setya Widiarti, menyampaikan ucapan Terimakasih kepada
para donatur dari adik-adik dan pembina pramuka yang berpangkalan di
SD/MI/SMP/MTS/SMA/MAN serta masyarakat umum di wilayah pagerbarang dan
sekitarnya yang secara tulus ikhlas membantu warga terdampak erupsi gunung
Semeru melalui Pramuka Peduli.
“Nantinya donasi ini akan kami salurkan sesuai kebutuhan
warga, salah satunya berupa kebutuhan untuk membuat hunian sementara
(Huntara),” ungkap Kak Widi.
Seperti yang diketahui, Gerakan Pramuka memprogramkan akan
membantu pendirian 50 Huntara untuk warga masyarakat terdampak erupsi gunung
Semeru.
Kak Taryo menambahkan, bahwa sebagai anggota Pramuka harus
memegang teguh nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, kode kehormatan
Gerakan Pramuka salah satunya adalah memiliki rasa peduli dan jiwa kemanusiaan
untuk membantu sesama melalui jiwa gotong royong.
“Semoga ke depannya semakin banyak anggota Pramuka yang
tergerak untuk terlibat aktif dalam kegiatan Bumbung kemanusiaan untuk membantu
sesama saat ada saudara yang terkena musibah,” pungkas Kak Taryo.
Penulis: Andre Khoirul Anam


